Presiden Prabowo Borong 2 Sapi Jumbo Mojokerto Berat Total 1 Ton, Pemkot Surabaya Cek 61 Lapak, Khofifah Jamin Hewan Aman & Sehat

Intip Hewan kurban Presiden Prabowo, Pemkot Surabaya Cek 61 Lapak, Khofifah Jamin Hewan Aman & Sehat

Redaksi_BSATUNEWS
Surabaya
25 Mei 2026 | 13:24 WIB

BSATUNEWS - SURABAYA Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, persiapan penyediaan dan pengawasan hewan kurban di Jawa Timur memasuki fase intensif. Kabar mencengangkan datang dari Mojokerto, di mana Presiden Prabowo Subistiwa diketahui membeli dua ekor sapi ukuran raksasa dengan bobot gabungan menyentuh angka lebih dari satu ton. Paralel dengan itu, Pemerintah Kota Surabaya melakukan razra masal ke puluhan lapak penjualan, sementark gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan jaminan penuh bahwa seluruh hewan kurban di Jawa Timur sehat dan layak konsumsi.

Dua ekor sapi ras Simmental Cross tersebut berasal dari Peternakan Berkah Wafa Farm, Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Kedua binatang ini diberi julukan unik, yaitu Buldoser dan Traktor. Dari pengecekan fakta di lapangan, Bobot Buldoser mencapai 1,1 ton, sedangkan Traktor berbobot sekitar 1,08 ton, sehingga total berat keduanya menembus angka fantastis sebesar 2,18 ton.

🐂 Profil Sapi Pilihan Presiden:

  • Buldoser: Berat 1,1 ton. Postur besar, otot padat, dirawat dengan pakan berkualitas tinggi dan jamu herbal.
  • Traktor: Berat 1,08 ton. Kondisi fisik prima, menjalani penjemuran teratur dan cek kesehatan rutin harian.
  • Total Bobot: Mencapai 2,18 ton. Merupakan investasi ternak unggulan yang dikelola oleh Hadi Subarno.

Pengelola peternakan, Hadi Subarno, mengonfirmasi transaksi tersebut. "Sudah dipastikan dibeli Bapak Presiden Prabowo. Sapi-sapi ini adalah unggulan kami yang dirawat secara intensif setiap hari, mulai dari kebersihan kandang, pola makan bergizi, hingga pengecekan kesehatan rutin," ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (25/5).

Kota Surabaya Razia Masal: 61 Lapak Diperiksa

Di ibu kota Provinsi Jatim, tim gabungan Pemerintah Kota terus bergerak mengawasi peredaran hewan kurban. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, melaporkan bahwa pihaknya telah memeriksa 61 lapak penjualan yang tersebar di 31 kecamatan. Operasi yustisi ini melibatkan 190 personel, termasuk dokter hewan profesional, anggota PDHI, serta mahasiswa fakultas kedokteran hewan dari Universitas Airlangga dan Universitas Wijaya Kusuma.

"Tujuan utama kami memastikan hewan yang dijual benar-benar sehat, bebas penyakit, dan layak dikonsumsi. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, kami akan melakukan penanganan dan pengawasan lebih lanjut."- Nanik Sukristina, Kadinas DKPP Kota Surabaya

Selama operasi yang dimulai 18 Mei hingga 26 Mei 2026 ini, hanya ditemukan satu ekor sapi dengan gejala penyakit ringan yang langsung ditindaklanjuti. Seluruh hewan lainnya dinyatakan lulus tes kesehatan. Pemkot Surabaya juga menjalin koordinasi erat dengan Pelindo dan Pusvetma untuk mengontrol alur masuk hewan dari luar daerah.

Khofifah: Stok Melimpah & Sepenuhnya Aman

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyinggahi Lamongan untuk meninjau ketersediaan stok ternak secara langsung. Ia merilis data mengejutkan: pasokan hewan kurban di Jatim tahun ini tembus angka 2.055.978 ekor. Angka ini jauh melampaui kebutuhan masyarakat lokal maupun pesanan dari provinsi tetangga.

"Yang paling penting, saya tegaskan ke publik: seluruh hewan kurban yang beredar aman, sehat, dan berkualitas. Semua telah melalui vaksinasi lengkap, pengawasan kesehatan, serta penanganan biosekuriti yang ketat sejak dari peternakan hingga ke tempat penjualan."- Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur

Untuk memantau kondisi ternak di seluruh kabupaten/kota, Pemprov Jatim telah mengerahkan 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, dan ribuan tenaga pendukung lainnya. Kasus PMK dan LSD dilaporkan sudah terkendali sepenuhnya berkat aksi preventif massif sejak awal tahun

#PrabowoSubianto #SapiJumboMojokerto #KhofifahIndarParawansa #KurbaJatimAman #BSATUNEWS

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama