INNALILLAHI : Gus Fad (KH Fadlullah Malik) Berpulang, Jombang dan NU Jatim Berduka


JOMBANG – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan pondok pesantren di Jawa Timur. Tokoh ulama kharismatik asal Jombang, KH Fadlullah Malik, atau yang akrab disapa Gus Fad, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Minggu (10/5/2026).

Gus Fad mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Jombang sekitar pukul 03.00 WIB di usia 63 tahun. Almarhum merupakan sosok yang sangat dihormati, tidak hanya sebagai pengasuh di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, tetapi juga sebagai tokoh organisatoris yang telah lama berkhidmat di Gerakan Pemuda Ansor dan Nahdlatul Ulama.

Kepergian Gus Fad meninggalkan duka mendalam bagi dunia pergerakan mahasiswa. Beliau adalah ayahanda dari Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) masa khidmat 2024–2027, Mohammad Shofiyullah Cokro (Gus Shofi).

Sepanjang hidupnya, Gus Fad dikenal sebagai pribadi yang sangat sederhana, teduh, dan menjadi "Rijalul Khafi" (tokoh di balik layar) yang banyak membimbing kader-kader muda NU di Jombang dan Jawa Timur. Dedikasinya dalam merawat organisasi dan umat menjadikannya teladan bagi para santri serta aktivis lintas generasi.

Ungkapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai tokoh nasional, pengurus wilayah NU, hingga kader PMII di seluruh Indonesia. Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pesantren Tambakberas, Jombang.

Berdasarkan informasi terbaru, jenazah almarhum KH Fadlullah Malik (Gus Fad) telah dimakamkan pada Minggu siang, 10 Mei 2026.

Berikut adalah rincian jadwal yang dihimpun:

  • Waktu Pemakaman: Prosesi pemakaman dilakukan pada siang hari (setelah waktu Dzuhur), sekitar pukul 13.00 - 14.00 WIB.
  • Lokasi: Makam keluarga di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
  • Prosesi: Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di Masjid Jami' Pondok Pesantren Bahrul Ulum dengan dihadiri oleh ratusan pelayat, santri, serta tokoh-tokoh ulama dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Almarhum yang wafat pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi di RSUD Jombang memang direncanakan untuk segera dimakamkan pada hari yang sama sesuai dengan tradisi pesantren.


Prosesi takziah dan pemakaman KH Fadlullah Malik (Gus Fad) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas hari ini dihadiri oleh jajaran ulama, tokoh organisasi, dan pejabat publik. Mengingat almarhum adalah tokoh senior NU dan ayahanda Ketua Umum PB PMII, berikut adalah beberapa tokoh yang hadir maupun memberikan penghormatan:


1. Tokoh Ulama dan Keluarga Besar Tambakberas

Sebagai bagian dari keluarga besar Dzuriat KH Wahab Chasbullah, hadir para pengasuh pondok pesantren di lingkungan Tambakberas, di antaranya:

  • KH Hasib Wahab Chasbullah (Ketua Majelis Pengasuh PP Bahrul Ulum).
  • KH Wafiyul Ahdi (Ketua Yayasan PP Bahrul Ulum).
  • Para kiai dari ribath-ribath di lingkungan Bahrul Ulum serta perwakilan dari pesantren tetangga seperti Tebuireng, Denanyar, dan Rejoso.

2. Tokoh Organisasi (NU, Ansor, dan PMII)

Kehadiran tokoh-tokoh dari organisasi yang pernah dibesarkan oleh Gus Fad dan tempat putranya berkhidmat sangat menonjol:

  • Mohammad Shofiyullah Cokro (Gus Shofi): Selaku putra almarhum dan Ketua Umum PB PMII, beliau mendampingi prosesi dari RSUD hingga ke pemakaman.
  • Jajaran Pengurus Besar PMII dan PKC PMII Jawa Timur: Hadir dalam jumlah besar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ayahanda pimpinan mereka.
  • Pimpinan GP Ansor dan Banser Jombang: Almarhum dikenal sebagai mentor bagi banyak kader Ansor, sehingga nampak ratusan anggota Banser ikut mengawal prosesi pemakaman.
  • Pengurus PCNU Jombang dan PWNU Jawa Timur: Mengingat kedekatan almarhum dengan struktur organisasi NU.

3. Tokoh Publik dan Pejabat

Beberapa tokoh pemerintahan di tingkat lokal hingga regional nampak hadir atau mengirimkan karangan bunga:

  • Pj Bupati Jombang beserta jajaran Forkopimda Jombang.
  • Tokoh-tokoh politik lokal dan alumni Tambakberas yang banyak tersebar di berbagai instansi pemerintahan.

Sepanjang prosesi, Masjid Jami' Tambakberas dipadati oleh ribuan santri dan masyarakat umum yang ikut menyalatkan almarhum sebelum dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman keluarga.


Red. BSATUNEWS

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama