Data Pemangkasan Dana MBG 2026: Dari Rp335 Triliun Dipangkas Jadi Rp268 Triliun


 Ekonomi

📅 19–20 Mei 2026⏱️ Baca 6 menit✍️ Tim Data BSATU News📍 Jakarta

Data Pemangkasan Dana MBG 2026: Dari Rp335 Triliun Dipangkas Jadi Rp268 Triliun

Sumber resmi: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) & APBN KiTa — Angka terbaru menunjukkan adanya pemangkasan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp67 triliun atau setara -20% dari pagu semula.

📂 Sumber: Kemenkeu RI & Portal APBN KiTa — Per 30 April 2026

✅ Angka Akhir Setelah Dipangkas

Sebelum Pemangkasan
Rp335
triliun rupiah
Pagu awal APBD/APBN
Sesudah Pemangkasan
Rp268
triliun rupiah
Pagu baru efektif 2026
−Rp67 Triliun
Besarnya Pemangkasan Anggaran (−20% dari Paggu Awal)

📌 Data Pendukung per 30 April 2026

Rp75 T
Realisasi Penyerapan Dana
22,4%
dari Pagu Awal
61,96 Juta
Penerima Manfaat
27.952
Satuan Layanan Aktif (SPPG)
48,8 Juta
Penerima Siswa
13,2 Juta
Penerima Non-Siswa
📈 Realisasi Penyerapan Dana vs Pagu Baru
22,4%
Rp75 triliun diserap dari Rp268 triliun pagu baru
👥 Distribusi Penerima Manfaat
Siswa
48,8 Jt (79%)
Non-Siswa
13,2 Jt (21%)

🔍 Alasan Kebijakan Pemangkasan

📋 Instruksi Presiden Prabowo Subianto

1
Efektivitas Pengelolaan Dana — Agar pengelolaan dana MBG lebih efektif dan efisien di bawah naungan Badan Gizi Nasional yang baru dibentuk.
2
Kesehatan Defisit APBN — Menjaga defisit anggaran negara agar tetap dalam batas aman sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak membahayakan stabilitas fiskal nasional.
3
Optimalisasi Fokus Programs — Memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran ke kelompok paling memerlukan tanpa pemborosan birokratis.
"Pengelolaan dana MBG harus lebih efektif dan efisien. Penghematan ini diperlukan untuk menjaga kesehatan defisit APBN 2026 sekaligus memastikan manfaat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan."
— Instruksi Presiden Prabowo Subianto (melalui Badan Gizi Nasional)

📊 Ringkasan Data MBG 2026

IndikatorNilai
Pagu AwalRp335 Triliun
Pagu Setelah PemangkasanRp268 Triliun
Total PemangkasanRp67 Triliun (−20%)
Realisasi (s/d 30 Apr 2026)Rp75 Triliun
Persentase Realisasi22,4%
Total Penerima Manfaat61,96 Juta Jiwa
— Siswa48,8 Juta
— Non-Siswa13,2 Juta
Satuan Layanan (SPPG)27.952 Unit
#MBG2026#MakanBergiziGratis#PemangkasanAnggaran#APBNKiTa#Kemenkeu#BadanGiziNasional#DefisitAPBN#DataOpen#BSATUnews

BSATUNEWS

Portal berita berbasis data terpercaya menyajikan analisis terkini seputar ekonomi, APBN, dan kebijakan publik Indonesia.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama