Ekonomi
Data Pemangkasan Dana MBG 2026: Dari Rp335 Triliun Dipangkas Jadi Rp268 Triliun
Sumber resmi: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) & APBN KiTa — Angka terbaru menunjukkan adanya pemangkasan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp67 triliun atau setara -20% dari pagu semula.
📂 Sumber: Kemenkeu RI & Portal APBN KiTa — Per 30 April 2026
✅ Angka Akhir Setelah Dipangkas
➜
−Rp67 Triliun
Besarnya Pemangkasan Anggaran (−20% dari Paggu Awal)
📌 Data Pendukung per 30 April 2026
Rp75 T
Realisasi Penyerapan Dana
22,4%
dari Pagu Awal
61,96 Juta
Penerima Manfaat
27.952
Satuan Layanan Aktif (SPPG)
48,8 Juta
Penerima Siswa
13,2 Juta
Penerima Non-Siswa
📈 Realisasi Penyerapan Dana vs Pagu BaruRp75 triliun diserap dari Rp268 triliun pagu baru
🔍 Alasan Kebijakan Pemangkasan
📋 Instruksi Presiden Prabowo Subianto
1
Efektivitas Pengelolaan Dana — Agar pengelolaan dana MBG lebih efektif dan efisien di bawah naungan Badan Gizi Nasional yang baru dibentuk.
2
Kesehatan Defisit APBN — Menjaga defisit anggaran negara agar tetap dalam batas aman sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak membahayakan stabilitas fiskal nasional.
3
Optimalisasi Fokus Programs — Memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran ke kelompok paling memerlukan tanpa pemborosan birokratis.
"Pengelolaan dana MBG harus lebih efektif dan efisien. Penghematan ini diperlukan untuk menjaga kesehatan defisit APBN 2026 sekaligus memastikan manfaat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan."
— Instruksi Presiden Prabowo Subianto (melalui Badan Gizi Nasional)
📊 Ringkasan Data MBG 2026
#MBG2026#MakanBergiziGratis#PemangkasanAnggaran#APBNKiTa#Kemenkeu#BadanGiziNasional#DefisitAPBN#DataOpen#BSATUnews
.png)