VIRAL - Heboh Koperasi Merah Putih "Sendirian" di Tengah Hutan Wonogiri, Netizen: Korupsi atau Miskomunikasi?

 

BSATUNEWS - WONOGIRI Sebuah video TikTok memperlihatkan bangunan beratap merah mencolok berdiri di tengah hutan Wonogiri, Jawa Tengah, mendadak viral dan memicu perdebatan panas soal transparansi proyek pemerintah.

Video yang diunggah akun @kisman_gakure itu menampilkan gedung bertuliskan "Koperasi Merah Putih" yang tampak terisolasi di area hutan terbuka dengan perbukitan hijau di belakangnya. Narasi video menyebut lokasi bangunan "jauh dari pemukiman". Konten ini kemudian diangkat oleh TIMES Indonesia dan menyebar luas di Instagram, X, dan Facebook.

Fakta Cepat: Lokasi di Wonogiri, Jateng. Program Koperasi Merah Putih adalah inisiatif nasional penguatan ekonomi desa. Video asli dari TikTok @kisman_gakure.

Netizen Terbelah Dua

  • Kubu Curiga: Banyak warganet mempertanyakan urgensi pembangunan koperasi di tengah hutan. Komentar seperti "Buang-buang APBN", "Proyek siluman", hingga "Bau korupsi" membanjiri kolom komentar. Mereka menilai lokasi tak strategis dan rawan mangkrak.
  • Kubu Klarifikasi: Sejumlah warga lokal dan akun yang mengaku dari Wonogiri membantah narasi video. Mereka menyebut lokasi sebenarnya dekat jalan poros desa dan hanya berjarak 200-300 meter dari pemukiman. "Itu tanah lapang bekas ladang, bukan hutan lebat. Dari jalan raya kelihatan jelas," tulis salah satu akun.

Respons Pemerintah Desa

Hingga berita ini diturunkan, Kades setempat belum memberi pernyataan resmi. Namun Dinas Koperasi Wonogiri lewat story Instagram menyebut akan "mengecek lokasi dan memberi klarifikasi data" dalam 1x24 jam. Mereka menegaskan pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan program nasional untuk penguatan ekonomi desa.

Pakar: Masalahnya di Komunikasi Publik

"Bangunan pemerintah wajib pasang papan informasi: sumber dana, nilai proyek, kontraktor. Kalau tidak ada, publik wajar curiga," ujar Pengamat kebijakan publik UNS Solo.

Perdebatan ini jadi pengingat pentingnya transparansi proyek berbasis APBN/APBD agar tak memicu spekulasi liar di era media sosial.

Sumber berita terkait:
TIMES Indonesia via Instagram mengutip video TikTok @kisman_gakure, 8 Juni 2026

Editor: BSATUNEWS

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama