Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Sultanul Auliya, Ghoutsul A'zham. Ulama besar, pendiri Tarekat Qadiriyah.
Biografi Singkat
470 H / 1077 M
Lahir di Jilan, sekarang wilayah Iran. Nama lengkap: Abdul Qadir bin Abi Shalih Musa bin Abdullah Al-Jaili.
488 H / 1095 M
Pada usia 18 tahun pergi ke Baghdad untuk menuntut ilmu syariat dan tasawuf.
496 H / 1103 M
Belajar fikih Mazhab Hanbali, Hadis, Tafsir, dan ilmu kalam kepada para ulama besar Baghdad selama bertahun-tahun.
521 H / 1127 M
Mulai mengajar, memberi fatwa, dan berdakwah di Baghdad. Majelisnya dihadiri ribuan orang dari berbagai kalangan.
561 H / 1166 M
Wafat di Baghdad pada usia 91 tahun. Makamnya di Baghdad menjadi salah satu tempat ziarah umat Islam dunia.
Ciri Khas
1. Keilmuan Luas
Menguasai fikih, hadis, tafsir, ushul, dan tasawuf. Dijuluki Muhyiddin karena menghidupkan agama.
2. Karomah
Dikenal memiliki karomah yang banyak, namun selalu merendahkan diri dan menyandarkan semua kepada Allah.
3. Akhlak
Sangat tawadhu, dermawan, zuhud, dan tegas dalam amar ma'ruf nahi munkar.
4. Tarekat Qadiriyah
Pendiri Tarekat Qadiriyah, salah satu tarekat tertua dan paling tersebar di dunia Islam hingga sekarang.
Nasihat Beliau
"Fakir miskin itu rahasia-Ku. Barangsiapa menyembunyikannya, maka Aku akan menjaganya. Barangsiapa menampakkannya, maka Aku akan membukakan pintu kefakiran kepadanya."
Nasihat ini mengajarkan untuk tidak mengeluh atas kekurangan, menjaga kehormatan diri, dan selalu bersandar kepada Allah dalam setiap keadaan.
Amalan Wirid
Ya Qowiyyu Ya Matiin 100x
Dibaca 100 kali setiap selesai sholat fardhu atau pada waktu sepertiga malam terakhir.
Keutamaan:
Memohon kekuatan lahir batin, keteguhan iman, dijauhkan dari sifat lemah dan malas dalam beribadah, serta diberi kemudahan dalam urusan dunia akhirat.
5 Ajaran Utama
1. Tauhid Murni
Mengesakan Allah dalam niat, ibadah, dan tawakal. Tidak bergantung kepada makhluk.
2. Ikhlas
Membersihkan amal dari riya dan sum'ah. Semua hanya karena Allah semata.
3. Syukur dan Sabar
Bersyukur saat mendapat nikmat, bersabar saat ditimpa musibah. Keduanya adalah tanda iman.
4. Zuhud
Tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama, namun di tangan bukan di hati.
5. Akhlak Mulia
Berbuat baik kepada sesama, menolong yang lemah, dan memaafkan kesalahan orang lain.
Karya Tulis
1. Al-Ghunyah li Thalibi Thariqil Haq
Kitab berisi fikih dan adab-adab dalam bertasawuf untuk para penempuh jalan Allah.
2. Futuhul Ghaib
Kumpulan 78 makalah ceramah beliau tentang Tauhid, ikhlas, tawakal, dan ma'rifat.
3. Al-Fathur Rabbani
Kumpulan ceramah dan nasihat yang disampaikan di majelisnya untuk umum.
Referensi
1. Dzail Thabaqat Al-Hanabilah, Ibnu Rajab Al-Hanbali.
2. Qalaidul Jawahir fit Tasyajjur lil Malik An-Nashir, Al-Tadifi.
3. Siyar A'lam An-Nubala, Imam Adz-Dzahabi.
4. Futuhul Ghaib dan Al-Fathur Rabbani, karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.
Semoga bermanfaat.
Redaksi BSATUNEWS

