Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi dan Penurunan Angka Pengangguran Daerah yang digelar di Yogyakarta pada Rabu, 4 Juni 2026. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir menerima penghargaan tersebut.
Berdasarkan data resmi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur berhasil turun dari 4,81% pada Februari 2022 menjadi 3,55% pada Februari 2026. Capaian ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan penurunan angka pengangguran terbaik secara nasional.
Penurunan TPT
Feb 2022 ke Feb 2026
TPAK Naik
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Feb 2026
Selain penurunan TPT, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Jawa Timur juga menunjukkan tren positif dengan capaian 74,78% pada Februari 2026. Peningkatan TPAK mengindikasikan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi, baik bekerja maupun mencari pekerjaan.
"Alhamdulillah, ikhtiar bersama seluruh elemen di Jawa Timur membuahkan hasil. Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Jatim. Penurunan pengangguran ini hasil kerja keras lintas sektor, mulai dari pelatihan vokasi, kemudahan investasi, hingga penguatan UMKM," ujar Gubernur Khofifah usai menerima penghargaan.
Atas prestasi tersebut, pemerintah pusat memberikan apresiasi berupa dana insentif sebesar Rp3 miliar kepada Pemprov Jatim. Dana tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat program-program ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan lulusan baru.
Kemendagri menilai Jawa Timur berhasil merumuskan strategi komprehensif dalam menekan angka pengangguran, di antaranya melalui program Balai Latihan Kerja Komunitas, Job Fair terpadu, pendampingan startup dan wirausaha muda, serta kolaborasi aktif dengan dunia industri dan dunia usaha.
Sumber Berita Terkait:
- Post resmi Instagram & Facebook Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, 4 Juni 2026
- Data Tingkat Pengangguran Terbuka BPS Provinsi Jawa Timur Februari 2022 - Februari 2026
- Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Timur

