BSATUNEWS Sidoarjo — Tanah strategis di Jl Setiabudi, Krian, Sidoarjo, resmi dilepas oleh pemilik dengan harga penawaran Rp 15,25 miliar. Lokasi ini menjadi kunci karena di belakang lahan tersebut masih terdapat hamparan tanah seluas lebih dari 5 hektare yang aksesnya hanya dapat dilalui melalui tanah ini.
Krian selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri dan perdagangan paling berkembang di Kabupaten Sidoarjo. Dengan pertumbuhan sektor logistik dan manufaktur yang pesat, kebutuhan akan lahan komersial dengan akses besar terus meningkat setiap tahunnya.
Spesifikasi dan Legalitas Tanah
Berdasarkan data yang dihimpun, lahan yang ditawarkan memiliki sejumlah spesifikasi unggulan yang jarang ditemui di kawasan Krian. Berikut detail lengkapnya:
- Luas Tanah: 5.268 m²
- Legalitas: Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)
- NIB: 12.10.11.03.00419
- Lebar Depan: 135 meter
- Hadap: Selatan, menghadap Jl Setiabudi
- Akses: Mampu dilalui kontainer 40 feet
Keunggulan Lokasi: Pintu Gerbang Investasi
Nilai utama dari properti ini terletak pada posisinya yang strategis. Terletak tidak jauh dari Jl Basuki Rahmat, kawasan ini merupakan area komersial yang sedang berkembang pesat. Aktivitas pergudangan, perdagangan, dan industri ringan mendominasi wilayah sekitar.
Yang menjadikan lahan ini sebagai aset langka adalah statusnya sebagai satu-satunya pintu akses menuju lahan di belakangnya seluas lebih dari 5 hektare. Artinya, siapa pun yang menguasai tanah ini berpotensi mengendalikan pengembangan kawasan yang jauh lebih luas ke depannya.
Potensi Pengembangan
Dengan lebar depan mencapai 135 meter dan akses kontainer 40ft, lahan ini sangat fleksibel untuk berbagai peruntukan komersial. Beberapa potensi pengembangan yang ideal antara lain gudang logistik, komplek ruko modern, pabrik atau workshop, hingga kawasan food & beverage (F&B) terpadu untuk melayani kawasan industri sekitar.
Pengamat properti menilai, kawasan Krian Timur akan menjadi episentrum baru pertumbuhan Sidoarjo dalam 5 tahun ke depan. Hal ini didorong oleh pembangunan infrastruktur jalan dan tingginya permintaan lahan industri dari sektor UMKM maupun korporasi.
Dengan harga Rp 15,25 miliar, nilai tanah ini setara dengan sekitar Rp 2,5 juta per meter persegi. Angka tersebut tergolong kompetitif mengingat keunggulan akses dan posisi strategis sebagai ‘kunci’ pengembangan lahan 5 Ha di belakangnya.
Info Lebih Lanjut Hubungi:
0822-9865-8009
Survey lokasi dapat diatur dengan perjanjian terlebih dahulu*Disclaimer: Harga dan ketersediaan dapat berubah sewaktu-waktu. Admin tidak bertanggung jawab atas transaksi antara pembaca dan penjual.
