SURABAYA – Badan Koordinasi Muballigh se-Indonesia (BAKOMUBIN) Wilayah Jawa Timur berupaya menjaga eksistensinya di hati masyarakat Muslim Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia pada umumnya. Upaya ini diwujudkan melalui pertemuan antara tokoh masyarakat dan muballigh Jawa Timur yang diinisiasi oleh KH. Sya'roni, S.Ag., atau yang akrab disapa Gus Er.
Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 11 April 2026, di Taman Bungkul, salah satu tempat ikon Kota Surabaya, sekitar pukul 17.00 WIB. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah KH. Djoko Noerchoiron, S.H. (Gus Khoiron) dan Drs. Arifin.
Agenda utama pertemuan ini adalah membahas keberlangsungan BAKOMUBIN Orwil Jatim, serta peran strategisnya dalam menghadapi tantangan politik menjelang tahun 2029. Diskusi mendalam dilakukan untuk merumuskan langkah-langkah konkret agar BAKOMUBIN Orwil Jatim tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
KH. Sya'roni menyatakan, "Pertemuan ini adalah langkah awal untuk memperkuat soliditas internal dan merancang strategi agar dakwah kita terus bergema di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks, terutama dalam menghadapi lanskap politik mendatang."
Sementara itu, Gus Khoiron menambahkan, "Peran muballigh sangat krusial dalam memberikan pencerahan dan menjaga akal sehat umat. Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ajaran Islam."
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi BAKOMUBIN Orwil Jatim untuk terus berkiprah dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat Islam di Indonesia.
Red.Bsatunews
